Panduan Mengadakan Product Launching yang Sukses
Product launching merupakan momen penting bagi brand untuk memperkenalkan produk baru.
Oleh karena itu, Anda perlu strategi yang rapi agar acara terasa berkesan dan hasilnya lebih terukur.
1. Tentukan Tujuan Product Launching
Pertama-tama, tentukan tujuan utama acara. Misalnya, Anda ingin meningkatkan brand awareness, memperkenalkan fitur produk, mendapatkan liputan media, atau mendorong penjualan awal.
Dengan tujuan yang jelas, Anda akan lebih mudah menyusun konsep dan kebutuhan teknis.
Selain itu, tujuan membantu Anda menentukan indikator keberhasilan. Dengan demikian, Anda dapat mengevaluasi hasil event secara objektif, bukan sekadar mengandalkan βramaiβ.
2. Kenali Target Audiens
Selanjutnya, tetapkan siapa yang ingin Anda undang, seperti konsumen akhir, media, influencer, partner bisnis, atau investor.
Karena setiap audiens berbeda, maka gaya komunikasi dan format acara pun perlu disesuaikan.
3. Tentukan Konsep Acara
Setelah itu, tentukan konsep yang selaras dengan brand dan produk. Sebagai contoh, produk premium cocok dengan acara eksklusif, sedangkan produk lifestyle lebih kuat jika mengutamakan pengalaman dan interaksi.
Alhasil, audiens tidak hanya melihat produk, tetapi juga memahami value-nya.
4. Pilih Lokasi dan Waktu yang Tepat
Berikutnya, pilih venue yang mudah diakses, sesuai kapasitas tamu, serta mendukung kebutuhan teknis seperti sound, lighting, LED, dan panggung.
Di sisi lain, jika Anda ingin jangkauan lebih luas, maka format hybrid bisa menjadi opsi yang efektif.
Selain lokasi, waktu juga krusial. Oleh sebab itu, hindari jam sibuk dan sesuaikan jadwal dengan ketersediaan audiens utama.
5. Susun Rundown yang Menarik
Agar acara berjalan lancar, susun rundown secara terstruktur. Terlebih lagi, pastikan momen product reveal menjadi puncak acara.
Pada umumnya, rangkaiannya seperti berikut:
- Registrasi dan welcome session
- Pembukaan serta perkenalan brand
- Product reveal (momen inti)
- Demo produk atau presentasi singkat
- Sesi tanya jawab dan networking
6. Promosi Sebelum & Sesudah Event
Selain persiapan teknis, promosi menentukan antusiasme audiens. Karena itu, lakukan teaser di media sosial, sebar undangan digital, dan siapkan press release sebelum hari-H.
Dengan strategi ini, awareness akan terbentuk sejak awal.
Setelah event selesai, manfaatkan dokumentasi foto dan video. Kemudian, buat highlight singkat untuk konten sosial media, lalu arahkan audiens menuju halaman produk.
Dengan demikian, dampak launching bertahan lebih lama.
7. Gunakan Event Organizer Profesional
Untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana, menggunakan event organizer profesional adalah langkah yang aman.
Dengan begitu, koordinasi vendor, manajemen teknis, serta kontrol waktu dapat ditangani secara rapi.
Akibatnya, Anda bisa fokus pada komunikasi produk dan relasi audiens, sementara tim EO mengurus detail lapangan.
8. Evaluasi dan Follow-Up
Terakhir, lakukan evaluasi setelah acara. Kumpulkan feedback, analisis hasil (exposure, leads, penjualan), lalu lakukan follow-up kepada audiens potensial.
Dengan langkah ini, launching tidak berhenti di hari-H, melainkan berlanjut menjadi peluang bisnis.
π Siap Mengadakan Product Launching yang Sukses?
Jika Anda ingin acara yang lebih terarah dan minim risiko, kami siap membantu dari konsep, perencanaan, hingga eksekusi di hari-H.
Jadi, Anda bisa fokus pada produk dan audiens.
π² Konsultasi GRATIS via WhatsApp
WhatsApp: +62 852-5910-7598 β’ Respon cepat





